FAJI Kalsel Matangkan Venue Arung Jeram Porprov XII, Persiapan Sudah 80 Persen

PELAIHARI, klikkalsel.com – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama pengurus FAJI Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus mematangkan persiapan jelang pertandingan cabang olahraga arung jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalsel 2025.

Arena pertandingan bakal berlangsung di aliran Sungai Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tala pada 2 sampai 5 akhir Oktober ini,

Sampai saat ini, progres kesiapan venue telah mencapai 80 persen dan hanya tinggal memastikan kondisi serta lokasi titik start dan finish. Hal ini disampaikan Ketua Umum FAJI Kalsel Bandi Chairullah saat hendak meninjau langsung lokasi lomba dalam survei lapangan ketiga, Minggu (26/10/2025).

“Hari ini kami melakukan survei ketiga untuk memastikan titik start dan finish. Persiapan secara keseluruhan sudah sekitar 80 persen,” ungkap Bandi, yang juga bertugas sebagai Technical Delegate (TD) untuk cabor arung jeram pada Porprov kali ini.

Menurut Bandi, kompetisi arung jeram Porprov XII akan mempertandingkan dua kategori utama, yakni Sprint dan Head to Head, masing-masing untuk kelas *R4 dan R6 putra-putri.

Baca Juga : Hanya Kirim Satu Atlet Panjat Tebing di Porprov XII Kalsel, FPTI Batola Tetap Optimistis Ukir Prestasi

Baca Juga : HST Raih Emas Pertama di Cabang Judo Porprov Kalsel XII

Sebanyak 8 kabupaten/kota akan berpartisipasi dalam ajang ini, yaitu Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), Banjar, Tanah Bumbu, Tanah Laut, serta Kota Banjarmasin**.

“Mereka akan memperebutkan total delapan medali. Kami berharap ajang ini menjadi momentum kebangkitan olahraga arung jeram di Kalsel,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris FAJI Tala Asfi Setia Rahman menjelaskan, pertandingan arung jeram Porprov XII Kalsel dijadwalkan berlangsung pada 2–5 November 2025.

“Kita hanya tinggal melakukan penyempurnaan kecil di lokasi, terutama terkait pengaturan debit air. Beberapa hari terakhir curah hujan cukup tinggi, sehingga kami harus menyesuaikan buka-tutup pintu air,” terangnya.

Asfi menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BPBD dan Satuan Polisi Air dan Udara (Airud) untuk memastikan keamanan selama pelaksanaan lomba.

“Kita antisipasi potensi banjir bandang dari arah pegunungan. Pengamanan dan mitigasi sudah disiapkan agar kegiatan berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi