BANJARMASIN, klikkalsel.com – Proses evakuasi truk fuso yang tercebur di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin petugas mengalami sejumlah kendala ketika akan mengangkat truk bermuatan rongsokan besi tersebut.
Hingga Minggu (12/9/2021) pukul 14.00 Wita, truk fuso yang tercebur di pelabuhan Trisakti Banjarmasin belum juga dievakuasi.
Dijelaskan, Endrow Sasmita Komandan regu tim Basarnas, dari pencarian yang sejauh ini dilakukan, dua korban yang tenggelam dan diduga ada di dalam truk tidak ditemukan.
“Kami hanya menemukan dua buah tas penumpang yang saat ini sudah diamankan pihak kepolisian,” ujar Endrow.
Saat ini bersama tim SAR yang lain, pihaknya berusaha melakukan pengangkatan badan truk yang saat ini posisinya sebagian sudah terendam ke dasar.
Baca juga: Pencarian Korban Truk Tercebur Di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Terus Dilakukan
Oleh karena itu, untuk melakukan pengangkatan tidak bisa lagi dilakukan secara manual. Petugas evakuasi kini mengandalkan dua buah crane yang telah didatangkan ke pelabuhan.
“Adapun kendala yang dihadapi tim adalah kedalaman truk yang berada di kisaran antara 8 hingga 10 meter,” ujarnya.
Belum lagi jarak pandang atau visibilitas dari Sungai Barito yang juga membuat tim penyelam kesulitan mengaitkan sling ke sasis truk.
Dengan kendala yang ditemui petugas, ia berharap supaya truk dapat dievakuasi secepatnya.
“Dari info yang kami Terima, perkiraan berat total truk fuso dengan muatannya adalah sekitar 30-35 ton,” jelasnya.
Baca juga: Dua Orang Hilang Dalam Insiden Truk Tenggelam di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
Diberitakan sebelumnya, Iyan, Anggota 04 Water Rescue mengatakan, dalam siang ini pihaknya sudah melakukan pencarian kurang lebih 1 jam dengan cara penyelaman menggunakan mesin kompresor.
“Kurang lebih 1 Jam untuk siang ini. Water Rescue sudah menurunkan sebanyak 8 orang untuk melakukan penyelaman,” kata Iyan di sela proses pencarian.
Iyan mengungkapkan, kesulitan dalam proses evakuasi saat ini selain air yang terbilang keruh dengan kedalaman kurang lebih 10 meter membuat pandangan para penyelam terbatas, juga ditambah posisi truk dalam keadaan terjungkal.
“Separuh badan truk di dalam air sudah tertanam (tepatak) oleh lumpur, jadi agak sulit pencarianya” ungkapnya.
Adapun kronologis truk tercebur, yaitu karena stir lepas kendali sehingga menabrak bolder dan tercebur ke sekitaran sungai Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Beruntung, supir truk beserta penumpang lainnya lekas dievakuasi oleh pihak terkait. Korban pun dibawa ke posko TNI-AL sekitaran situ. Namun terdapat dua korban yang tidak bisa diselamatkan.
Informasi dihimpun 9 korban adalah Supir atas nama Suparman (42), sumiran (40), Sarmi (42), Haryono (35), Harminto (26), Fredi Adi Sasono (22), Nanang Sudirno (32), untuk korban yang belum ditemukan Andi Mustofa (28), Sadir (35)
Hingga sampai saat ini relawan gabungan, Water Rescue, Basarnas Polairud Polda Kalsel dan Lanal Banjarmasin masih melakukan pencarian 2 orang tersebut yang diduga hilang. (airlangga)
Editor: Abadi





