Dua Bocah di HST Terseret Arus Deras Satu Meninggal, Keluarga Menolak Otopsi

BARABAI, klikkalsel.com – Peristiwa 2 bocah warga Desa Limbar, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang asik main di sungai belakang rumahnya, tiba-tiba terseret arus deras, Sabtu (3/7/2021) sekitar pukul 17.00 Wita.

Satu orang sempat diselamatkan dan satunya lagi dinyatakan Telah Meninggal Dunia (TMD) karena tenggelam dan tidak bisa berenang.

Atas kejadian tersebut, orangtua korban yang meninggal menolak anaknya untuk diotopsi karena bukan diakibatkan tindak pidana.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Kasubbag Humas Iptu Soebagio saat dikonfirmasi Minggu (4/7/2021) menerangkan, peristiwa itu terjadi pada saat keduanya lagi asyik mandi di sungai bersama teman-temannya.

“Telah didapat informasi dari masyarakat melalui via telepon bahwa ada yang tenggelam disungai dan meninggal dunia seorang anak perempuan berinisial YL,” ucapnya.

Menurut keterangan warga yang ada dilokasi, sebelumnya korban mandi dan bermain bersama dengan temanya sekitar 4 orang di sungai Limbar yang tidak jauh dari rumah korban. Namun, pada saat itu arus sungai begitu deras.

Kemudian, 2 orang anak perempuan N (9) dan YL (9) terseret arus hingga ke tengah sungai dan Dua orang lainnya sempat naik ke tebing.

Beruntung, N berhasil diselamatkan teman-temannya dan warga karena tidak terlalu jauh terseret arus. Namun sempat pingsang dan diberikan pertolongan pertama oleh warga yang saat itu melihat kejadian.

Sedangkan, YL ditemukan warga terbawa arus kurang lebih 500 meter sampai ke Desa Dangu Kecamatan Batang Alai Utara.

“YL meninggal dunia sebelum sempat dibawa ke Puskesmas Birayang,” kata Soebagio.

Menurutnya, pihak keluarga korban menolak untuk di otopsi karena bukan diakibatkan tindak pidana.

“Kami menghimbau kepada warga jangan sampai peristiwa serupa terjadi lagi. Khususnya yang berada di bantaran sungai, agar mengawasi anak-anaknya saat bermain atau mandi di sungai,” tutupnya.(dayat)

Editor : Amran