BANJARBARU, klikkalsel.com – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Firman Yusi mendorong adanya langkah perlindungan konkret bagi pelaku usaha perikanan guna mengantisipasi dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Tahun 2027.
Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel di Fave Hotel Banjarbaru, Kamis (5/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Firman Yusi menyoroti pentingnya perlindungan bagi pembudidaya ikan dan nelayan tangkap, terutama kelompok tradisional dan skala kecil.
Menurut Firman, perubahan iklim telah memicu peningkatan frekuensi banjir dan cuaca ekstrem di Kalimantan Selatan. Dampaknya dirasakan langsung oleh sektor perikanan, mulai dari kerusakan infrastruktur budidaya, penurunan kualitas air, hingga kematian massal ikan, seperti yang pernah terjadi di Kabupaten Barito Kuala.
“Dampak perubahan iklim ini berulang dan nyata. Pembudidaya dan nelayan tidak bisa terus-menerus menanggung kerugian tanpa adanya perlindungan,” ujar Firman kepada wartawan.
Baca Juga : Banyak U-Turn Berbahaya, DPRD Kalsel Minta Manajemen Jalan A Yani Dikaji Ulang
Baca Juga : Gubernur Kalsel Beri Sunyal Pejabat Tak Capai Target Bisa Non-Job
Ia mengusulkan, agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel dapat memprogramkan atau memberikan subsidi Asuransi Usaha Perikanan Budidaya bagi pembudidaya ikan di keramba, kolam, maupun tambak. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan usaha saat terjadi gagal panen akibat faktor alam.
Selain itu, Firman juga mendorong agar nelayan tangkap difasilitasi sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, jaminan tersebut dibutuhkan untuk melindungi nelayan dari risiko kecelakaan kerja, ketidakmampuan melaut akibat cuaca buruk, hingga jaminan hari tua dan kematian.
Tak hanya soal perlindungan, Firman Yusi menambahkan perlunya diversifikasi sumber pendapatan nelayan melalui pelatihan dan pendampingan usaha alternatif. Ia berharap usulan tersebut dapat dibahas secara serius dalam perencanaan anggaran agar mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir Kalsel. (adv DPRD Kalsel)
Editor : Akhmad





