Dorong Kebijakan Zero Emisi: Pemko Banjarmasin Mulai Gunakan Mobil Listrik

Mobil Listrik operasional terbaru milik Pemko Banjarmasin

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemko Banjarmasin mulai menyiapkan penggunaan kendaraan listrik di lingkungan kerja pemerintahan sebagai bagian dari dukungan terhadap transisi energi ramah lingkungan sekaligus efisiensi operasional.

Sebagai langkah awal, Pemko Banjarmasin telah menyediakan sebanyak 21 unit mobil listrik yang nantinya akan digunakan oleh sejumlah pejabat di lingkungan kerja pemerintahan Banjarmasin ini.

Disampaikan Kasubag Rumah Tangga dan Perlengkapan Bagian Umum Setdako Banjarmasin, Ahmad Zazuli, bahwa pada tahun ini sejumlah unit mobil listrik telah disiapkan melalui skema pengadaan resmi pemerintah.

“Untuk unit yang disiapkan itu 21 unit, pengadaannya melalui inaproc,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Ia juga menjelaskan, bahwa kendaraan listrik tersebut untuk sementara ini diperuntukkan bagi pejabat struktural di lingkungan Pemko Banjarmasin yang memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Mobil listrik ini diperuntukkan untuk Kepala Dinas dan Camat untuk sementara ini, karena jumlah mobil listrik sekarang tidak mencukupi untuk semua kepala SKPD, Insya Allah untuk melengkapinya mungkin nanti disiapkan di APBD perubahan,” jelasnya.

Menurutnya, langkah yang diambil dengan penggunaan mobil listrik tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga merupakan bagian dari kebijakan nasional terkait energi bersih serta upaya efisiensi anggaran daerah.

Baca Juga : Lakukan Penyegaran, Ratusan Pejabat Pemko Banjarmasin Dilantik

Baca Juga : Efisiensi Anggaran, Pemko Banjarmasin Hanya Tanggung BPJS Kesehatan 45 Ribu Warga yang Masuk DTKS

“Penggunaan mobil listrik didasarkan oleh kebijakan nasional terkait transisi energi ramah lingkungan dan zero emisi, di samping itu juga untuk menekan biaya BBM mobil konvensional yang dilihat agak terlalu tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, dengan adanya mobil listrik sebagai kendaraan operasional pejabat di lingkungan kerja Pemko Banjarmasin, tentunya harus diimbangi dengan fasilitas pendukung lainnya, seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Terkait kesiapan infrastruktur itu, Zazuli mengatakan bahwa Pemko Banjarmasin telah menjalin kerja sama dengan PLN untuk mempercepat pembangunan fasilitas pendukung kendaraan listrik ini.

“Pemko sudah melakukan kolaborasi dengan PLN untuk pembangunan infrastruktur SPKLU-nya,” tuturnya.

“Jadi Insya Allah mungkin akan dipercepat pembangunannya, sementara ini pemko menyiapkan pengisian sementara yang sudah diinstalasikan dengan koordinasi bersama teknisi dari PLN,” lanjutnya.

Ia juga menerangkan bahwa pengadaan mobil listrik ini diharapkan menjadi contoh sekaligus pendorong bagi masyarakat untuk mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

“Pengadaan mobil listrik ini diharapkan bisa sebagai motivator masyarakat Banjarmasin untuk beralih ke mobil listrik, karena menurut survei yang dilakukan di Banjarmasin itu cuma 20 persen saja masyarakat memakai mobil listrik,” bebernya.

“Dengan mobil listrik mungkin bisa mengurangi polusi udara sehingga Banjarmasin menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali,” pungkasnya.(fachrul)

Editor: Amran