Dispersip Tabalong Gelar Festival Literasi 2026, Hadirkan Maman Suherman

TANJUNG, klikkalsel.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong menggelar Talkshow Festival Literasi Kabupaten Tabalong Tahun 2026 di Gedung Sarabakawa, Kecamatan Tanjung, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan yang dibuka Bupati Tabalong H. M. Noor Rifani itu dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, kepala dinas perpustakaan dan kearsipan se-Banua Enam, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, lurah, guru, tenaga perpustakaan, komunitas literasi, pemuda, pelajar, serta tamu undangan.

Hadir pula narasumber dan pegiat literasi nasional, Maman Suherman dan Erlyn Sulistyaningsih, yang mengisi talkshow bertema “Literasi Membangun Bumi Sarabakawa sebagai Fondasi Sumber Daya Manusia yang Unggul” dalam rangkaian Festival Literasi Tabalong Tahun 2026.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadispersip) Tabalong Hj. Norhayati mengatakan, Festival Literasi Tabalong merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dispersip untuk memperkuat budaya literasi masyarakat sekaligus membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Menurutnya, literasi saat ini tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memperoleh, memahami, mengolah, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi serta pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, masyarakat dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, serta mampu memanfaatkan informasi secara bijak,” ujarnya.

Ia menambahkan, membangun budaya literasi berarti membangun manusia, dan membangun manusia berarti membangun masa depan Tabalong.

“Karena keberhasilan pembangunan literasi bukan hanya diukur dari banyaknya buku yang dibaca, tetapi juga dari seberapa jauh pengetahuan tersebut mampu meningkatkan keterampilan, melahirkan kreativitas, membuka peluang, dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Tabalong H. Fani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Literasi Tabalong yang menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, perpustakaan, komunitas literasi, dan masyarakat dalam memperkuat budaya literasi di daerah.

Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, kreatif, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong terus mendorong transformasi layanan perpustakaan melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk penyediaan e-Braille di taman RTH SMaRT yang telah dibangun di berbagai desa. Dengan layanan ini, masyarakat dapat mengakses bahan bacaan secara lebih mudah tanpa harus menunggu layanan perpustakaan keliling. Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar H. Fani.

Sebagai penutup, H. Fani juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung penyelenggaraan Festival Literasi Tabalong Tahun 2026.

Ia berharap, semangat literasi terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tabalong.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berkontribusi dalam penguatan literasi di Kabupaten Tabalong. Mari kita terus bersama-sama membangun budaya literasi yang kuat agar dapat menciptakan masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya. (renn)

Editor : Akhmad