Langsung ke konten
Breaking News
Keluarga Korban KM Virgo Tolak Menunggu Salvage: Jangan Beri Harapan Palsu! Operasi SAR KM Virgo Ditutup, 53 Penumpang Masih Belum Ditemukan Penyadapan Presiden Jadi Alarm Perlindungan Privasi, Akademisi Soroti Pengawasan Kekuasaan Polri Larang Personel Gunakan Vape, Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika Polresta Banjarmasin Sasar Peredaran Miras, Dua Pria Diamankan dengan Puluhan Botol Arak dan 23 Liter Tuak
Klikkalsel.com
Klikkalsel.com
  • Home
  • Kalsel
    • Banjarmasin
    • Banjar
    • Batola
    • Tanah Bumbu
    • Banjarbaru
    • Tanah Laut
    • Tapin
    • HSS
    • HST
    • HSU
    • Balangan
    • Tabalong
  • Peristiwa & Hukum
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Religi
  • Pendidikan
  • Advertorial
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemko Banjarbaru
    • Pemkab Batola
    • Pemkab Banjar
    • Pemkab HST
    • Pemkab Balangan
    • Pemkab Tabalong
    • Pemkab Tanah Bumbu
    • Pemkab Kotabaru
    • BPJS Ketenagakerjaan
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Bank Kalsel
    • Kementerian ATR/BPN
    • PTAM Intan Banjar
  • Headline
  • Barito Putera
  • Pemerintahan
  • Sejarah
  • Video
  • Tahukah Kamu
Beranda Headline Diduga Plagiat, Desain Pemenang Lomba Logo Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin Didiskualifikasi
Headline  

Diduga Plagiat, Desain Pemenang Lomba Logo Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin Didiskualifikasi

Klikkalsel.com
11 Agustus 2025, 12:24
Dewan Juri lomba desain logo Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin, Dinur M Pradita

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemenang lomba logo Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin didiskualifikasi lantaran logo tersebut dianggap plagiat dan hampir mirip dengan logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Sebelumnya, perdebatan soal kemiripan desain logo ini telah ramai di media sosial. Bahkan banyak netizen menyoroti kesamaan mencolok pada bentuk angka, gaya lekukan, hingga kombinasi warna antara logo pemenang Hari Jadi Kota Banjarmasin itu dengan logo Hari Jadi Kabupaten Purworejo.

Untuk menghindari terjadinya polemik berkepanjangan, panitia lomba desai logo hari jadi ke-499 Kota Banjarmasin pun memutuskan untuk melakukan penilaian ulang terjadap para peserta yang telah mengikuti lomba tersebut.

Menurut dewan juri pihaknya menemukan kemiripan itu usai melakukan verifikasi menyeluruh terhadap karya pemenang, mencakup bentuk, filosofi, kesesuaian tema, hingga komposisi warna.

Dinur M Pradita, salah satu dewan juri, menegaskan bahwa langkah eliminasi diambil untuk menghindari perdebatan lebih luas di kemudian hari.

“Menghindari polemik di kemudian hari dewan juri memutuskan untuk mengeliminasi karya tersebut,” ujarnya.

Baca Juga : Gratis! Sayembara Tema dan Logo Harjad Kalsel ke-75 Resmi Dibuka, Total Hadiah Rp33 Juta Menanti Para Juara

Baca Juga : Bekantan Berpakaian Adat Banjar Resmi Jadi Logo dan Maskot HPN 2025

Ia menjelaskan, proses verifikasi dilakukan dengan membandingkan elemen visual kedua logo, termasuk bentuk angka, lekukan, serta detail yang menjadi ciri khas desain.

Menurutnya, tujuan utama adalah memastikan logo yang dipilih benar-benar merepresentasikan identitas dan semangat Hari Jadi Kota Banjarmasin.

“Dalam waktu dekat akan kita tentukan kembali juara desain logo Harjad ke-499 Kota Banjarmasin. Total sebenarnya ada 95 peserta yang ikut, tapi kita kurasi lagi sampai tiga terbaik,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Banjarmasin, Deddy Friadie, memastikan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan dewan juri pasca temuan tersebut.

Ia menegaskan bahwa proses penilaian sepenuhnya diserahkan kepada juri yang dinilai berkompeten di bidang desain dan seni rupa.

“Kami percaya dengan penilaian yang dilakukan dewan juri. Lomba desain logo ini adalah bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin, dan sepenuhnya dinilai oleh juri,” pungkasnya.(fachrul)

Editor : Amran

Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin logo Hari Jadi Kabupaten Purworejo Lomba Desain Logo Plagiat

Baca Juga

Ketua Pertuni Kota Banjarmasin, Hamsani menyampaikan keberatan wacana pajak sektor informal
Terhimpit Ekonomi, Pemijat Tunanetra di Banjarmasin Dibayangi Wacana Pajak Sektor Informal
Polda Kalsel Usut 13 Korporasi dalam Kasus Karhutla, Satu Telah Ditetapkan Tersangka
Polda Kalsel Bongkar Praktik Pelangsiran 7.825 Liter BBM Bersubsidi, Solar dan Pertalite Dijual Lebih Mahal
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus dugaan pencabulan di sekolah Banjarmasin
Guru SD di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Terancam 12 Tahun Penjara
Amang Udin dalam kondisi lemas, mengeluhkan sakit di bagian dada dievakuasi sesama rekan relawan gabungan ke klinik agar mendapat tindakan medis lebih lanjut.
Berjuang Padamkan Karhutla, Relawan Damkar Banjarmasin Meninggal di Handil Bakti
Kasus ISPA Tembus 10 Ribu dalam Lima Pekan, Dinkes Siagakan 113 Rumah Oksigen

Klikkalsel.com
  • Tim Redaksi
  • Tentang Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
Copyright © 2026 klikkalsel.com - All right reserved
  • Home
  • Kategori
    • Peristiwa & Hukum
    • Politik
    • Ekonomi & Bisnis
    • Religi
    • Sejarah
    • Budaya
    • Pemprov Kalsel
    • Tahukah Kamu
  • Advertorial
    • Pemprov Kalsel
    • DPRD Kalsel
    • Pemko Banjarmasin
    • DPRD Banjarmasin
    • Pemko Banjarbaru
    • Pemkab Banjar
    • Pemkab Batola
    • Kementerian ATR/BPN
    • Pemkab HST
    • Pemkab Balangan
    • Pemkab Tabalong
    • Pemkab Tanah Bumbu
    • Pemkab Kotabaru
    • BPJS Ketenagakerjaan
    • Yamaha
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Bank Kalsel
    • PTAM Intan Banjar
  • Laman
    • Tim Redaksi
    • Tentang Kami
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Pedoman Media Siber