Demi Ciptakan SDM Berdaya Saing Tinggi, Pemkab Tabalong Prioritaskan Cetak 15 Ribu Tenaga Terampil

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani

TANJUNG, Klikkalsel.com – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi hingga mampu menyambut tantangan dan peluang kerja menjadi komitmen Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani-Habib Muhammad Taufani Alkaf.

Melalui program yang menjadi prioritas pembangunan Kabupaten Tabalong lima tahun ke depan yakni mencetak 15.000 tenga terampil yang bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran serta mencetak tenaga kerja berkualitas melalui pelatihan dan pendidikan.

Dalam hal ini, program tersebut akan direalisasikan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung memiliki peran penting dalam mencetak para tenaga kerja terlatih dan juga terampil.

Sehingga peningkatan Tabalong baik dari segi fasilitas maupun kesediaan instruktur dan tenaga pelatihan yang sangat diperlukan.

Denga program ini diharapkan akan lahir 15.000 tenaga terampil yang siap bekerja dan berkontribusi bagi kemajuan Bumi Saraba Kawa Tabalong.

“Peningkatan peralatan, sarana dan prasarana BLK Tabalong penting artinya. Hal ini agar lebih optimal dalam menghasilkan tenaga kerja yang andal nantinya,” jelas Plt Kadisnaker Tabalong, H Subhan.

Baca Juga : Ikuti Ajang Popda Kalsel, Haji Fani Lepas Puluhan Atlet Tabalong

Baca Juga : FPTI Kalsel Umumkan Kejurprov 2025 Panjat Tebing di Kabupaten Tabalong

Hal yang sama disampaikan Anggota Komisi I DPRD Tabalong, Sumiati saat kunjungan kerjanya ke Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa untuk menunjang program 15.000 Tenaga Terampil ini perlu adanya peningkatan BLK Tabalong, terlebih terkait ketersediaan instruktur dan tenaga pelatihan yang berkompeten dan tersetifikasi.

“Kami mendukung program pak Bupati untuk memajukan BLK agar tenaga kerja kita semakin terampil,” ucap sosok yang akrab disapa Ibu Sum.

Sementara itu, dalam rapat bulanan Pemkab Tabalong, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengarahkan pelatihan – pelatihan tenaga kerja harus bersinergi dengan kebutuhan perusahaan atau dunia swasta di Bumi Saraba Kawa sehingga nantinya tenaga kerja yang sudah dilatih bisa langsung diserap dunia kerja.

“Kita segera membuat Nota Kesepahaman dengan perusahaan terkait tenaga kerja yang butuhkan, kita yang siapkan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah tersebut bisa menjadi kesempatan emas bagi masyarakat Tabalong untuk memperbesar peluang lebih luas dalam mendapatkan pekerjaan,

“Begitupula juga dalam menciptakan lapangan kerja sendiri atau berwirausaha, karena berdasarkan arahan Pak Bupati bahwa pelatihan di BLK Tabalong harus memprioritaskan putra – putri Tabalong,” kata H Fani. (Dil/adv)