BANJARMASIN, klikkalsel.com – PS Barito Putera sukses mengamankan tiga poin setelah menundukkan Persis Solo dengan skor 2-1 pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (30/10/2026).
Kemenangan ini mengantarkan Laskar Antasari ke puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi 16 poin. Hasil positif tersebut sekaligus menjaga tren kemenangan Barito Putera dalam persaingan menuju target promosi ke Liga 1.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Barito langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan yang dilancarkan anak asuh Djadjang Nurdjaman membuat pertahanan Persis kewalahan dan membuahkan dua gol pada babak pertama.
Barito membuka ancaman pada menit keenam. Berawal dari umpan Kodai kepada Murilo Mendes di kotak penalti, bola kemudian diteruskan kepada Renan Alves, yang berhasil membuka keunggulan pada menit ke 6, 1-0 keunggulan Barito Putera.
Gol pengganda kedudukan akhirnya tercipta pada menit ke-14. Kone mengirimkan umpan terobosan kepada Murilo yang berhasil masuk ke kotak penalti. Dengan tenang, Murilo mencongkel bola melewati penjaga gawang Persis untuk membawa Barito unggul 2-0.
Tertinggal satu gol, Persis mencoba memberikan perlawanan. Pada menit ke-24, pemain nomor 10, Fico, melepaskan tendangan bebas yang melenceng tipis di atas mistar gawang.
Semenit berselang, Persis kembali memperoleh peluang melalui pemain bernomor punggung 11. Namun, tendangannya masih lemah sehingga mudah diamankan kiper Barito.
Laskar Antasari terus berupaya menambah keunggulan. Pada menit ke-35, Aditia Mahfud menggiring bola dari tengah lapangan sebelum mengirimkan umpan kepada Aimar. Sayangnya, sepakan Aimar berhasil ditepis kiper Persis dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Persis sempat membalas melalui Fandi Ahmad pada menit ke-38. Menerima umpan Novan, Fandi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola mengarah terlalu lurus ke penjaga gawang Barito.
Peluang kembali didapat Barito pada menit ke-41. Umpan silang Aimar dari sisi kiri mengarah kepada Howay di kotak penalti, namun sepakannya berhasil dihalau kiper Persis.
Menjelang turun minum, Persis berusaha meningkatkan tekanan melalui serangkaian serangan. Akan tetapi, pertahanan Barito mampu meredam ancaman tersebut hingga babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-0 bagi tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Barito masih berusaha menambah keunggulan untuk memperlebar jarak. Pada menit ke-56, Aimar mengirimkan umpan kepada Howay di kotak penalti.
Namun, sepakan Howay hanya melenceng tipis di sisi kiri gawang Persis. Peluang lain hadir pada menit ke-72. Murilo melepaskan tembakan dari garis kotak penalti setelah menerima umpan Howay.
Sayangnya, tendangan tersebut masih lemah dan tepat mengarah ke penjaga gawang lawan.
Baca Juga : Manajemen PS Barito Putera Gelar Silaturahmi Bersama Suporter
Baca Juga : Hasnuryadi Sulaiman Pastikan Ada Perubahan di PS Barito Putera
Persis akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79 melalui gol pemain pengganti, Saldi. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-1 sekaligus membuat pertandingan semakin menegangkan pada sisa waktu laga.
Persis meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Barisan pertahanan Barito pun dipaksa bekerja keras meredam serangan demi serangan tim tamu.
Hingga masa tambahan waktu, Laskar Antasari belum sepenuhnya terbebas dari tekanan. Meski demikian, Barito mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, bersyukur timnya kembali meraih tiga poin dan melanjutkan tren positif.
Meski demikian, ia menyayangkan timnya gagal menjaga gawang tetap bersih atau mencatatkan clean sheet.
“Alhamdulillah, bersyukur kami kembali memetik kemenangan, meraih tiga poin, melanjutkan tren positif, namun sayang tidak bisa clean sheet,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).
“Apresiasi kepada pemain yang mampu menjalankan rencana dengan baik. Terima kasih kepada suporter, baik yang datang ke stadion maupun yang menonton di rumah, semoga target lolos Liga 1 bisa terealisasi,” lanjutnya.
Djanur juga menyoroti gol Persis yang tercipta pada babak kedua. Menurutnya, tekanan tim tamu setelah pergantian pemain membuat Barito lebih banyak bertahan dan membuka celah yang bisa dimanfaatkan lawan.
“Memang niat dari tim lawan ingin mencetak gol, kita terlalu dalam melakukan pertahanan, sehingga banyak celah yang dimanfaatkan lawan,” jelasnya.
Sementara itu, pemain Barito Putera, Rafi Angga, menegaskan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan selama latihan.
“Kita sudah kerja keras, menerapkan taktikal dari latihan, melanjutkan tren positif,” kata Rafi.
Dari kubu Persis Solo, caretaker Dedi Gusmawan mengakui Barito tampil baik dan mampu memanfaatkan kelengahan timnya pada awal pertandingan. Ia menyebut Persis perlu melakukan evaluasi agar kesalahan serupa tidak terulang.
“Selamat untuk Barito, saya akui mereka luar biasa. Kita kecolongan di menit awal, ke depan akan kita perbaiki. Di babak kedua kita lakukan pressing untuk mencetak gol, namun belum cukup untuk menambah gol,” tuturnya.
Pemain asing Persis Solo, Wbeymar Angulo, juga mengakui timnya menghadapi pertandingan yang sulit setelah kebobolan pada awal laga. Meski berusaha mengejar ketertinggalan, upaya Persis belum cukup untuk membalikkan keadaan.
“Sulit bagi kami karena kita kebobolan di awal, kerja keras kita tidak cukup untuk membalikkan keadaan,” ucapnya.
Tambahan tiga poin membuat Barito Putera kini bertengger di puncak klasemen sementara Grup B dengan 16 poin. Hasil ini menjadi modal penting bagi Laskar Antasari untuk menjaga konsistensi permainan dan terus bersaing dalam perburuan tiket promosi ke Liga 1.(fachrul)
Editor: Amran







