BANJARMASIN,klikkalsel.com – Tingginya kasus Covid-19 di Banjarmasin membuat tim gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Banjarmasin tak hentinya melakukan upaya tracking untuk memutus mata rantai penyebaran di Banjarmasin.
Meski demikian upaya yang dilakukan GTPP Covid-19 Banjarmasin sedikit terkendala lantaran terbatasnya alat Polymerase Chain Reaction (PCR) yang ada di Kalsel.
Walaupun Kalsel telah mendapatkan bantuan 2 penambahan alat PCR dari Pemerintah Pusat untuk Kalsel, namun 2 alat tersebut masih belum bisa difungsikan.
Hingga sampai saat ini, sebanyak 500 lebih sampel swab warga Banjarmasin masih berada dalam daftar tunggu pemeriksaan Laboratorium PCR.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, berinisiatif untuk membeli PCR sendiri untuk Banjarmasin. “Kalau dengan 2 tambahan PCR Bantuan Pemprov ini masih juga tidak mampu, lalu kita berfikir kenapa kita tidak pengadaan sendiri saja,” ujar Ibnu Sina, Jumat (12/6/2020).
Upaya pengadaan tersebut disampaikan Ibnu Sina, bahwa telah direncanakan, inisiatif tersebut muncul lantaran banyaknya sampel swab yang masih belum bisa diperiksa di Laboratorium PCR di Banjarbaru, dikarenakan Laboratorium tersebut menampung pemeriksaan seluruh Kalsel dan sebagian Kalteng.
“Yang dilayani Laboratorium Kalsel ini kan termasuk Kalteng, dan menurut informasi masih ada sebanyak 2800 sampel belum diperiksa, kalau 100-130 per hari bisa sampai 15 hingga 20 hari baru selesai, sementara kita butuh kecepatan,” jelasnya.
Ia juga sempat menyampaikan kepada Menteri Kesehatan bahwa kalau proses pemeriksaan swab ini lambat hasilnya maka pasti akan kesulitan dalam menegakan diagnosis.
“Begitu kita melakukan karantina kepada warga atau kita terapkan protokol Covid-19 warga itu mereka akan protes dan menanyakan saya ini positif atau negatif, hasilnya mana? Untuk itu kita berupaya untuk mencarikan solusinya,” paparnya.
Untuk penambahan tersebut, ia mengatakan khusus untuk Banjarmasin, cukup 1 alat PCR. “Kalau kita punya alat itu, yang bisa menampung 96 atau 150 per hari untuk 500 sampel paling lama 5 hari selesai,” tandasnya.(fachrul)