Kalsel  

Astamaops Kapolri Soroti Penanganan Karhutla Kalsel, Kapolda Paparkan Metode Suntik Gambut Cairan Surfaktan

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rusyanto Yudha memaparkan inovasi penanganan karhutla menggunakan cairan surfaktan kepada Astamaops Kapolri Komjen Pol Roycke Harry Langie.

BANJARBARU, klikkalsel.com – Polda Kalsel mengandalkan sejumlah inovasi untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari penggunaan cairan surfaktan untuk mempercepat pemadaman hingga drone thermal untuk mendeteksi titik api.

Inovasi tersebut dipaparkan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan kepada Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Roycke Harry Langie saat kunjungan kerja di Mapolda Kalsel, Rabu (14/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menjelaskan berbagai upaya yang dikembangkan untuk mengoptimalkan pemadaman karhutla, terutama melalui pemanfaatan teknologi dan penyiapan sarana pendukung di lapangan.

Salah satu yang dipaparkan adalah penggunaan kolam bioflok berkapasitas 12.000 liter sebagai cadangan air sekaligus penyuplai air secara estafet di lokasi rawan karhutla.

Polda Kalsel juga memanfaatkan cairan surfaktan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) bermerek Pyrox. Cairan hasil inovasi Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel itu digunakan untuk membantu mempercepat pemadaman api sekaligus menekan suhu panas pada lahan gambut.

“Untuk menangani api yang berada di bawah permukaan tanah, menggunakan pipa suntik gambut khusus,” ucap Kapolda.

Baca Juga : Terdata 71 Kejadian Kebakaran Lahan, Banjarmasin Tak Masuk Penerima Banpres Karhutla

Baca Juga : Kebakaran di Alalak Selatan, Polisi Sebut Kerugian Capai Rp500 Juta

Sementara itu, drone thermal digunakan untuk memantau dan memetakan titik panas (hotspot) serta titik api (firespot) dari udara.

Rangkaian inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Kalsel dalam meningkatkan efektivitas penanganan karhutla di wilayah Kalsel.

Usai pemaparan, Kapolda mendampingi Astamaops Kapolri beserta rombongan meninjau gudang logistik di Mapolda Kalsel. Lokasi tersebut menjadi tempat penyimpanan alat mixer dan persediaan cairan surfaktan untuk mendukung penanganan karhutla.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke fasilitas Safety Driving Center (SDC) Polda Kalsel di Kilometer 21. (rizqan)

Editor: Abadi