Kalsel  

Aksi Tolak Tambang Murni dari Masyarakat

KOTABARU, klikkalsel- Isu adanya campur tangan pihak ketiga terkait gelombang aksi tolak tambang batubara di Pulau Laut Kotabaru mulai muncul.

Sembari menggalang dana, Bang Tungku angkat bicara menyangkut penolakan tambang batubara di Pulau Laut.(foto : duki/klikkalsel)

Isu tidak sedap tersebut sontak mendapatkan jawaban tegas dari warga di Kotabaru. Hardiyandi alias Bang Tungku. Dia menyebut, bahwa aksi tolak tambang di Pulau Laut Kotabaru benar-benar murni dari hati, dan nurani masyarakat.

Sebagai masyarakat yang bijak, sudah pasti bahwa tidak akan ada yang menginginkan adanya aktivitas yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Terlebih, adanya pertambangan batubara dapat menyebabkan banjir, hilangnya sumber mata air, longsor, serta dampak lain-lain.

“Tolak tambang ribuan warga di Pulau Laut Kotabaru jelas murni dari hati. Ini dapat dipastikan, tidak ada campur tangan sedikitpun dari pihak lain ataupun pihak pengusaha,” ujar Tungku sapaan akrabnya.

Menurut Tungku, apabila aksi tolak tambang ada kaitan, dan keterlibatan dari pihak ke tiga atau pegusaha, maka pihaknya tidak akan turun ke jalan menggalang dana untuk biaya akomodasi dan transportasi, guna pengawalan persidangan di PTUN Banjarmasin.

“Kalau ada campur tangan pengusaha, kenapa kami harus minta-minta bantuan turun ke jalab seperti sekarang ini,” ucapnya. Bukannya lebih baik langsung meminta ke pengusahanya. Tentunyan semua sudah terbukti, untuk dana berangkat dan mengawal sidang di PTUN Banjarmasin saja kami harus minta sumbangan ke jalan seperti ini,” ujar Bang Tungku, sapaan akrabnya. (duki)

Editor : Amran