TANJUNG, klikkalsel.com – Bupati Tabalong H. M. Noor Rifani menghadiri Kick Off Adaro Spectapreneur 2026 yang digelar di Balai Rakyat H. Dandung Suchrowardi, Kecamatan Murung Pudak, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang merupakan kolaborasi PT Adaro Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta pelaku UMKM tersebut, menjadi upaya bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah.
Perwakilan PT Adaro Indonesia, Muhammad Arif mengatakan, Adaro Spectapreneur 2026 menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong kemajuan UMKM di Tabalong.
Menurutnya, kemajuan UMKM tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah, dunia usaha, perbankan, akademisi hingga pelaku UMKM itu sendiri.
Ia menilai, inovasi menjadi kunci penting agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Karena itu, melalui Adaro Spectapreneur 2026, PT Adaro Indonesia menghadirkan berbagai program pengembangan kapasitas, pendampingan usaha, fasilitasi legalitas hingga promosi produk UMKM.
“Melalui kolaborasi dan inovasi, kami berharap UMKM Tabalong semakin berdaya saing dan mampu naik kelas,” harapnya.
Baca Juga : Hari Pramuka ke-65 di Tabalong Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda
Baca Juga : Apel Gabungan Pemkab Tabalong, Disperkim Paparkan Pembenahan PJU dan Program RTLH
Sementara itu, Bupati Tabalong H. Fani mengapresiasi, Adaro Spectapreneur 2026 sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan pelaku UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi Tabalong SMaRT, serta upaya menjadikan Tabalong sebagai daerah tujuan dan pintu gerbang menuju IKN.
Sehingga, pemerintah terus menyiapkan berbagai infrastruktur dan fasilitas pendukung, termasuk operasional Bandara Warukin dan pengembangan ruang publik.
H. Fani menegaskan, UMKM harus naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, perizinan, branding hingga perluasan pasar agar mampu bersaing dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah membutuhkan dunia usaha, komunitas dan pelaku UMKM untuk bersama-sama membangun ekosistem usaha yang semakin kuat,” ujarnya.
H Fani memastikan, Pemkab Tabalong akan terus mendorong pengembangan UMKM melalui pelatihan, digitalisasi, akses permodalan dan perluasan pemasaran agar semakin berkembang dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang ada. (renn)
Editor : Akhmad







