
BANJARMASIN, klikkalsel – Partai Berkarya ingin mengulang pembangunan era Soeharto mamangku jabatan sebagai Presiden RI. Makanya partai baru ini pun menawarkan ketentraman.
“Kita juga ingin masyarakat merasakan harga barang murah, pangan, sandang, dan papan,” ucap Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya, Prio Budi Santoso usai menghadiri Rapat Kerja Komando Daerah Pilihan (Kodapil) IV Kalsel, Minggu (29/4/2018) di Hotel Palm Banjarmasin.
Pada kehadirannya di Banjarmasin didampingi Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Berkarya, KH Wahab Hasbullah, Prio juga ingin mendudukan kader pada seluruh tingkatan legislatif.
“Makanya untuk DPR RI kita memasang target mendudukan 80 kader. Berarti secara nasional satu daerah pemilihan (dapil) 1 kader Partai Berkarya yang menjadi anggota DPR RI,” ujarnya.
Sementara untuk DPRD, baik provinsi maupun kabupaten/kota, pihaknya hanya mentargetkan 3 kader yang terpilih. Prio menampik target itu ambisius, mengingat Partai Berkarya organisasi politik yang baru.”Kita akan realisasikan target itu,” janjinya.
Dia pun mengaku, kader yang akan diturunkan dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang cukup potensial. “Sebab banyak tokoh hingga pemuka agama yang bergabung dengan kita,” katanya tanpa menyebutkan tokoh yang dimaksud.
Soal Pemilihan Presiden (Pilpres), untuk sementara pihaknya tak angkat bicara dulu. “Kita fokus pada Pileg 2019 dulu,” ujarnya.
Dikemukakannya kembali, dalam waktu dekat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Kalsel akan menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil), dengan agenda utama pemilihan ketua baru di daerah ini.
“Untuk sementara Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Partai Berkarya Kalsel dipegang Yanti Lamando. “Mudah-mudahan kita menemukan sosok pemimpin ideal untuk DPW Partai Berkarya Kalsel,” harapnya. (elo syarif)
Editor : Farid





