Komisi IV Sukses Perjuangkan Kekurangan DAK Kesehatan

Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali. (foto : fachrul/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Usaha Komisi IV DPRD Banjarmasin menggali anggaran di pemerintah pusat menuai sukses. Di mana Kementerian Kesehatan RI akan menambah dana alokasi khusus (DAK) untuk program peningkatan kesehatan.

“Alhamdulillah hasil konsultasi komisi IV, Kementerian Kesehatan mengapresiasi menambah DAK kesehatan untuk Banjarmasin,’’ kata Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Matnor Ali, Kamis (14/11/2019)

Semula, jelas dia, proposal DAK bidang kesehatan yang diajukan Pemko Banjarmasin untuk 2020 nanti. sebanyak Rp30 miliar, namun hanya disetujui sekitar Rp20,8 miliar.

Oleh karena itu, komisi IV mengejar dan memperjuangkan kekurangan Rp 9,2 miliar dan akhirnya Kementerian Kesehatan menjanjikan tambahan kekurangan DAK kesehatan tersebut.

“Konsultasi komisi IV didamping Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Machli Riyadi dan Direktur RSUD Sultan Suriansyah dr Sukutjo Hartono disarankan agar proposal penambahan kekurangan itu dimasukan pada DAK susulan,” kata dia.

Sehingga tambahan kekurangan DAK ini akan direalisasikan untuk APBD Perubahan 2020. “Masalahnya DAK APBD murni 2020 untuk setiap daerah sudah ditetapkan pemerintah pusat,” katanya.

Ia menjelaskan, sesuai saran itu tentunya akan disikapi Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan melalui rapat desdifikasi, atau rapat penyampaian anggaran tambahan DAK yang diusulkan melalui Kementerian terkait.

Tambahan DAK susulan itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan gudang farmasi Dinas Kesehatan. Dan DED untuk tempat penyimpanan obat-obatan yang akan didistribusikan kepada seluruh puskesmas di Banjarmasin ini sudah selesai.

“Anggaran yang dibutuhkan utuk pembangunan gudang farmasi ini diperkirakan sekitar Rp4,5 miliar,’’ ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Banjarmasin ini.

Selain itu, digunakan untuk pembangunan Instalasi Pengelohan Air Limbah (IPAL) serta gudang farmasi Rumah Sakit Sultan Suriansyah.

“Untuk merealisasikan pembangunan IPAL dan gudang farmasi Rumah Sakit Sultan Suriansyah ini komisi IV sudah meminta agar segera disiapkan DED-nya,” ujar Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Banjarmasin ini. (farid)

Editor : Amran