Tagana Catat 12 Rumah Terbakar di Telaga Biru, 48 Jiwa Terdampak

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Harnoto Haryanto, mengungkapkan sebanyak 12 rumah warga terdampak kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan Sutoyo S, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Jumat (16/10/2026) dini hari.

Dari belasan rumah tersebut, delapan bangunan mengalami kerusakan berat, sementara empat lainnya mengalami kerusakan ringan.

Harnoto menjelaskan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu menghanguskan sejumlah bangunan rumah di dua wilayah rukun tetangga (RT), yakni RT 08 dan RT 11.

“Untuk rumah ada 12 yah dengan rincian di RT 08 ini ada 5 rumah, sedang sisanya ada 7 rumah di RT 11. Untuk rusak ringan ada 4, rusak berat ada 8,” jelas Harnoto.

Berdasarkan pendataan Tagana, musibah tersebut berdampak terhadap 16 kepala keluarga (KK) dengan total 48 jiwa.

Puluhan warga yang terdampak kini harus menghadapi kondisi sulit setelah tempat tinggal mereka mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.

Kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya.

Baca Juga : Enam Rumah Terbakar di Pemurus Baru, Warga Dengar Ada Ledakan

Baca Juga : Tiga Rumah Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp325 Juta

Padatnya permukiman serta konstruksi rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api semakin mudah menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Sementara itu, Ketua RT 11, Rustam Efendi, mengatakan wilayahnya menjadi salah satu kawasan yang mengalami dampak cukup parah.

Menurutnya, tujuh rumah warga di lingkungan RT 11 mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut.

“Kasihan melihat masyarakat terdampak ini, mudah-mudahan bantuan segera datang untuk warga yang terdampak kebakaran ini. Untuk wilayah saya ini ada 7 rumah semuanya rusak berat,” kata Rustam.

Ia berharap bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun mengalami kerusakan rumah dapat segera disalurkan untuk meringankan beban para korban.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui. Belum ada keterangan resmi mengenai sumber api yang memicu kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk itu. (airlangga)

Editor: Abadi