BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kebakaran menggegerkan warga Kota Banjarmasin, kali ini terjadi di permukiman padat penduduk Jalan Alalak Selatan RT 03, Kecamatan Banjarmasin Utara, Pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 1.50 Wita.
Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat yang berdekatan dengan Masjid Imaduddin Alalak Selatan. Rumah-rumah yang berdempetan dan sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan lain.
Warga setempat, H. Rahmadi, mengatakan api pertama kali terlihat dari rumah milik warga. Saat kejadian, di dalam rumah tersebut terdapat dua orang, yakni berinisial S dan adik perempuannya yang masih berusia sekitar 9 tahun.

“Asal mula itu dari rumah S. Di situ ada dua orang, dia dengan adiknya perempuan umurnya sekitar 9 tahun. Kemudian paling pojok ke belakang itu ada rumah kosong,” kata H. Rahmadi.
Menurutnya, api pertama kali muncul dari bagian tengah rumah S. Kobaran kemudian bergerak ke bagian depan dan belakang bangunan.
“Saya pertama langsung ambil mesin. Yang jelas api mulanya di tengah-tengah rumah S. Jadi api itu merambat dari tengah ke depan lalu merambat lagi ke belakang ke rumah kosong,” ujarnya.
Baca Juga : Kebakaran di Simpang Belitung, Api Diduga Berawal dari Bangunan yang Tengah Dibongkar
Baca Juga : Kebakaran di Belitung Laut Hanguskan Satu Rumah Dinas Polisi
Sebelum tim pemadam tiba, kobaran api sudah membesar. Meski berada dekat sungai sehingga sumber air relatif mudah diperoleh, bangunan berbahan kayu membuat api sulit dikendalikan.
Api kemudian merambat ke rumah yang berada di sisi jalan permukiman. Kobaran selanjutnya menjalar ke rumah kosong di bagian belakang hingga menyambar dua bangunan lain yang berada di sampingnya.
Akibat kebakaran tersebut, dua rumah ludes terbakar, sementara dua rumah lainnya juga turut terdampak.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penghuni rumah yang terdampak berhasil menyelamatkan diri.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 03.30 Wita. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api, petugas menghentikan proses pemadaman.
Tak lama berselang, petugas PLN tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik di sekitar bangunan yang terdampak.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di rumah yang menjadi titik awal kebakaran.
Ketua RW 01 Alalak Selatan, Latifah, mengatakan rumah milik S tidak menggunakan kompor atau gas untuk memasak sehingga dugaan sementara mengarah pada masalah kelistrikan.
“Rumah S ini tidak ada kompor atau gas, dia kalau makan beli-beli terus. Kemungkinan korslet listrik, dugaan sementara,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi







