Kebakaran di Simpang Belitung, Api Diduga Berawal dari Bangunan yang Tengah Dibongkar

Petugas barisan pemadam kebakaran swasta saat melakukan pemadaman

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kebakaran menghanguskan bangunan tak terpakai di kawasan Simpang Belitung RT 8, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat, Selasa (6/10/2026) dini hari.

Api diduga pertama kali muncul dari bangunan yang sebelumnya merupakan rumah milik almarhum Ustadz Rafi’i Hamdi, Ketua Sekretariat Masjid Sabilal Muhtadin pertama.

Bangunan tersebut diketahui sudah dibongkar oleh pihak keluarga sekitar dua pekan sebelum kejadian. Rencananya, lokasi itu akan kembali dibangun dalam waktu dekat.

Cucu almarhum Ustadz Rafi’i Hamdi, Kautsar, mengatakan dirinya sempat berada di rumah sebelum kebakaran terjadi. Sekitar pukul 22.00 Wita, ia keluar untuk membeli air galon dan saat kembali kondisi masih normal.

“Jam 10 malam itu saya keluar untuk beli air galon. Pas pulang tidak ada api, pagar saya tutup semuanya aman sudah. Setelah itu saya nonton bola,” ujar Kautsar.

Namun, sekitar tengah malam, Kautsar merasakan hawa panas dan keluar rumah. Saat itu, ia melihat kobaran api sudah cukup tinggi.

“Saya keluar, lihat api sudah tinggi, saya panik lalu membuka lagi pagar,” katanya.

Baca Juga : Kebakaran di Belitung Laut Hanguskan Satu Rumah Dinas Polisi

Baca Juga : Kebakaran di Jalan Bali Hanguskan Tiga Rumah, Dua Relawan Tersengat Listrik

Kautsar kemudian berupaya menyelamatkan kendaraan yang masih berada di dalam area rumah. Saat itu, sejumlah barisan pemadam kebakaran (BPK) sudah tiba di lokasi.

“Di luar sudah ada dua unit BPK. Saya keluarkan mobil, alhamdulillah BPK cepat masuk,” ujarnya.

Kobaran api dengan cepat membesar karena material bangunan yang didominasi kayu. Puluhan unit BPK kemudian berdatangan dan melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Sebelum melihat kobaran api, Kautsar mengaku sempat mendengar suara seperti percikan atau letupan kecil dari arah bangunan yang terbakar.

“Sempat ada suara seperti kembang api. Saya tidak mengira, ternyata sekitar jam 12 malam itu sudah ganal,” tuturnya.

Meski titik awal api diduga berasal dari bangunan yang telah dibongkar, penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui.

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan pendataan terhadap bangunan yang terdampak.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, dua rumah warga dilaporkan turut terdampak akibat kebakaran. (airlangga)

Editor: Abadi