BANJARMASIN, klikkalsel.com– Kompetisi sengit para pemanjat tebing muda terbaik se-Kalimantan Selatan resmi berakhir. Gelaran bergengsi Kejurprov Panjat Tebing Kelompok Umur yang berlangsung di GOR Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin pada 21–24 Mei 2026, menempatkan Kabupaten Tanah Laut sebagai juara umum.
Kontingen Tanah Laut sukses mengunci gelar Juara Umum setelah mendominasi papan atas perolehan medali, mengungguli 12 kabupaten/kota pesaingnya.
Dominasi Tanah Laut dan Kejutan dari Kotabaru. Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan, Tanah Laut kokoh di peringkat pertama dengan koleksi 5 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
Namun, langkah Tanah Laut tidaklah mudah. Mereka ditempel ketat oleh Kabupaten Kotabaru yang tampil luar biasa dan memberikan perlawanan sengit di posisi kedua. Kotabaru berhasil mengamankan total medali terbanyak secara keseluruhan (11 medali), dengan rincian 4 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.
Sementara itu, posisi ketiga diamankan oleh Kota Banjarbaru yang berhasil mengemas 2 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.
Sementara itu, Kota Banjarmasin, serta beberapa daerah seperti Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, dan Balangan. Hingga kompetisi berakhir, kelima kontingen ini harus rela pulang tanpa membawa pulang medali satu pun dan tertahan di peringkat ke-9 bersama.
Secara keseluruhan, total ada 46 medali yang diperebutkan (18 Emas, 14 Perak, dan 14 Perunggu) sepanjang kompetisi di GOR Hasanuddin HM.
Sebelumnya, Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus seleksi atlet muda panjat tebing Kalimantan Selatan untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Sebanyak 86 atlet dari 13 kabupaten/kota ambil bagian dalam ajang tersebut. Para peserta bertanding pada kategori usia under 19 hingga under 11, baik nomor putra maupun putri.
Baca Juga : FPTI Batola Raih dua Emas di Kejurprov Panjat Tebing Kalsel 2026
Baca Juga : Panjat Tebing Kalsel Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi Lewat Kejurprov KU 2026
Ketua FPTI Kalimantan Selatan yang juga Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah bertanding dalam kejuaraan tersebut.
Ia mengucapkan selamat kepada atlet yang berhasil meraih prestasi, sekaligus memberikan motivasi kepada peserta yang belum memperoleh hasil terbaik.
“Selamat kepada yang berhasil. Kepada yang belum, tetap semangat dan terus berlatih karena kesempatan ke depan masih sangat banyak,” ujarnya usai pelaksanaan upp, Jumat (22/5/2026).
Hasnuryadi berharap kejuaraan kelompok umur seperti ini dapat semakin sering dilaksanakan sebagai wadah mengasah kemampuan atlet-atlet muda daerah.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar maka semakin besar peluang lahirnya atlet potensial yang mampu membawa nama harum Kalimantan Selatan di tingkat nasional hingga internasional.
“Kejuaraan seperti Kejurprov KU ini sangat penting untuk meningkatkan skill dan kemampuan atlet agar nantinya mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” katanya.
Ia juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak terhadap perkembangan atlet panjat tebing di Banua, mulai dari orang tua, guru, pelatih hingga seluruh elemen yang terlibat dalam pembinaan olahraga.
“Kami yang dipercaya mengurus FPTI Kalimantan Selatan tentu berharap adanya kerja sama semua pihak. Atlet-atlet ini perlu dukungan bersama agar bisa berkembang maksimal,” imbuhnya.
Sementara itu, Event Delegate Kejurprov KU 2026, Adam Syafiullah, menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari penentuan ranking poin atlet menuju Kejuaraan Nasional Kelompok Umur di Jakarta pada 17 Juni mendatang.
“Ini merupakan agenda wajib FPTI Kalimantan Selatan untuk penentuan ranking poin menuju kejurnas kelompok umur di Jakarta. Kami juga menargetkan dapat memberangkatkan kuota maksimal,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi





