BANJARMASIN, klikkalsel.com – Motif pelaku penusukan yang menewaskan ibu rumah tangga di Jalan Mantuil RT 24, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan dekat jembatan Mukung, pada Senin (30/6/2025) kemarin mulai terungkap.
Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens, melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno, menyampaikan bahwa motif sementara dari aksi tersebut adalah karena pelaku sakit hati dan cemburu terhadap korban.
“Untuk sementara, motifnya sakit hati dan cemburu,” ujar Iptu Sudirno dalam keterangan tertulis kepada awak media, Selasa (1/7/2025).
Adapun kronologis sementara kejadian yang pihak polisi himpun, Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wita.
“Berdasarkan keterangan saksi, saat itu pelaku sudah menunggu di depan rumah korban. Ketika korban pulang bersama anaknya, pelaku kemudian masuk dan meminta untuk berbicara dengan korban secara pribadi,” jelasnya.
Tak lama setelah terjadi adu mulut antara pelaku dan korban, Mahdalena yang tengah membereskan cucian di dapur diserang secara brutal.
“Leher korban dicekik, lalu pelaku mengeluarkan pisau belati dari pinggangnya dan langsung menikam korban,” ungkapnya.
Baca Juga : Penusukan IRT dan Anaknya: Polisi Masih Dalami Motif Pelaku
Baca Juga : Perkelahian Maut di Sungai Andai, 3 Orang Tewas Bersimbah Darah
Melihat kejadian itu, Noriska dan Siti Mahmudah anak dari Mahdalena berusaha melerai, namun pelaku kembali menyerang dan menusuk korban sebanyak 11 kali.
Siti Mahmudah juga mengalami luka tusuk di bagian perut dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ulin Banjarmasin.
Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian, sementara para saksi mencari bantuan warga sekitar.
“Korban Mahdalena dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit,” imbuhnya.
Pelaku diamankan tak butuh waktu lama, petugas gabungan dari Polsek Banjarmasin Selatan yang dibantu Tim Opsnal Macan Resta dan Subdit III Ditreskrimum Polda Kalsel berhasil melakukan pendekatan terhadap pihak keluarga pelaku.
“Sekitar pukul 14.30 Wita, pelaku akhirnya menyerahkan diri dan diamankan di rumahnya di Jalan Bahagia, Teluk Tiram Darat, Banjarmasin Barat,” katanya.
Petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau belati sepanjang 30 centimeter yang digunakan dalam aksi tersebut.
Pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Polsek Banjarmasin Selatan untuk proses hukum lebih lanjut.
“Kini, pelaku M Syamson alias Isun telah ditahan dan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi





